DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN YANG KETAT, UNSRIT SUKSES MENGGELAR WISUDA

DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN YANG KETAT, UNSRIT SUKSES MENGGELAR WISUDA

Universitas Sariputra Indonesia Tomohon mengukuhkan 51 orang wisudawan pada Kamis, 30 September 2021. Kegiatan yang berlangsung di Manado Convention Center ini berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Wisuda ini merupakan wisuda perdana sejak rektor UNSRIT yang baru menjabat, Bapak Aprildy R. A. Ferdinandus, ST., MT. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua wisudawan yang sudah mempercayakan anak mereka untuk menimbah pengetahuan di UNSRIT. Merespon kepercayaan orang tua ini maka UNSRIT selalu berbenah untuk melakukan pendidikan yang benar-benar sesuai dengan standar mutu yang ada. Ijazah, transkrip dan legalisir ijazah dan transkrip diserahkan secara langsung saat pelaksanaan wisuda sebagai penghargaan pihak universitas untuk para wisudawan. Beliau juga berharap agar wisudawan yang dikukuhkan bisa terus belajar dan mengembangkan kompetensi yang sejalan dengan revolusi industri 4.0.

“Dalam kebersamaan UNSRIT bekerja dengan penuh integritas untuk mempersiapkan generasi bangsa yang kokoh, unggul dan cerdas untuk meraih kesuksesan serta mampu bersaing didunia usaha dan industri, mempersiapkan kemampuan akademik juga mengembangkan softskill untuk menjawab berbagai peluang dan tantangan yang ada di era revolusi industri 4.0” ungkap beliau.

Pengukuhan wisudawan disaksikan langsung oleh Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Wilayah XVI, Bapak Prof. Dr. Ir. Mahludin H. Baruwadi, MP. Beliau memberikan apresiasi yang sangat besar kepada ketua yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon Ibu Kie Nio Runtuwene serta Rektor UNSRIT untuk pelaksanaan wisuda yang mengikuti standar protokol kesehatan yang sangat ketat, bukan hanya dari pihak civitas juga sampai kepihak orang tua wisudawan. Dalam sambutannya beliau memberikan ucapan selamat serta pesan-pesan untuk para wisudawan.

“Wisuda hari ini bukan pertanda bahwa para wisudawan sudah selesai belajar tapi jadikanlah wisuda ini sebagai lompatan awal dari pembelajaran” ujar beliau.

Beliau berpesan bahwa tempat sesungguhnya untuk belajar adalah masyarakat. Menjaga nama baik institusi serta menjadikan pendidikan di UNSRIT sebagai bekal untuk dapat berkipra ditengah masyarakat.

Keberhasilan pelaksanaan wisuda tidak lepas dari peran Ketua Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon, Ibu Kie Nio Runtuwene. Beliau mengatakan bahwa wisudawan ini merupakan angkatan yang tangguh karena dibentuk dalam situasi penuh tantangan akibat pandemi.

“Angkatan XVIII ini merupakan angkatan yang benar-benar dibentuk dalam suasana penuh tantangan karena pandemi COVID 19. Semuanya menjadikan kita semakin optimis untuk menyongsong lembaran baru yang penuh terobosan” ungkap beliau.

Beliau mengapresiasi kerja rektor “milenial” UNSRIT yang menciptakan berbagai terobosan kerja sehingga dapat menghasilkan lulusan yang membanggakan.

“UNSRIT yang dinahkodai rektor baru dari generasi milenial akan mengantar UNSRIT menghasilkan lulusan yang cerdas, terampil dan berakhlak mulia untuk membangun bangsa dan negara yang semakin maju dan kompetitif.” lanjut beliau.

Beliau juga mengingatkan untuk terus menjaga diri dan sekitar dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

“Saya hendak mengingatkan untuk semua lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah” tutup beliau.

Dipost Oleh Super Administrator

UNSRIT Bangkit!!

Post Terkait

Tinggalkan Komentar